Nugroho’s Articles

Masukan dari Januari 2009

50 Persen Kepala Dinas Pendidikan Dijabat Tim Sukses Bupati

Januari 30, 2009 · & Komentar

Jakarta – Banyak kepala dinas pendidikan di daerah-daerah ternyata tidak punya kapasitas
yang mumpuni. Terbukti, 50 persen jabatan itu diduduki oleh tim sukses bupati dan walikota.

“Di beberapa daerah, lebih dari 50 persen yang menjadi Kepala Dinas Pendidikan adalah tim sukses bupati dan walikota,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo.
Keluhan itu dilontarkan Sulistyo dalam jumpa pers usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (20/1/2009).
Yang memprihatinkan, menurut Sulistyo, banyak Kepala Dinas Pendidikan
ternyata berasal dari profesi-profesi lain seperti Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan, bahkan Kepala Dinas Pemakaman. (lagi…)

Kategori: Pendidikan

NgEGanti LAmpu

Januari 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tetep temanya belajar Motret…

NgeGAnti LAmpu

NgeGAnti LAmpu

Kategori: Fotografi

Guru Honorer, Oh Nasibmu…

Januari 30, 2009 · & Komentar

Jakarta – Pernahkah terbayangkan di benak kita memperoleh gaji kurang dari Rp 100 ribu perbulan? Dalam negeri yang anggaran pendidikannya 20 persen dari total APBN ternyata kondisi tersebut masih ada. Seorang guru, yang tiada lelah memberikan pengajaran keilmuan serta budi pekerti hanya dihargai dengan Goban (Rp 50 ribu) saja…

Hal inilah yang dikeluhkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Di hadapan kepala negara, mereka pun mencoba memperjuangkan nasib para guru bantu yang tidak jelas masa depannya itu.

“Masih banyak guru bantu yang gajinya di bawah Rp 100 ribu perbulan,” ujar Ketua Umum PGRI Sulistyo usai bertemu dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (20/1/2008). (lagi…)

Kategori: Pendidikan
Ditandai: , , , , , ,

Belajar ngambil foto

Januari 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Belajar ngambil potret di dekat rumah.. :D
road-to-heaven

Kategori: Fotografi
Ditandai: ,

Aku dan sekolah ku..

Januari 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebetulnya diawal suka terlintas bahwa anak-anak pada usia remaja (SMK/SMU) memang anak-anak yang masih ingin tahu banyak hal sehingga mereka kesannya nakal dan urakan. Mereka seolah hanya menganggap sekolah hanya sebagai tempat bermain. Riang tanpa ada masalah.
Namun ternyata berbeda dari cerita yang saya dengar. Ada beberapa anak yang memeng merasa betah disekolah karena mereka menghindari masalah yang ada di antar a orang tua mereka, mereka yang lari dari rumah karena orang tua mereka ternya tidak akur alias sering berantem dan ada beberapa yang memang dalam suasana perceraian.
Lain lagi cerita ketika beberapa siswa yang ternyata untuk pergi ke sekolah merasa sangat berat sekali. Ini diakibatkan karena himpitan ekonomi yang mengakibatkan pembiayaan sekolah tersendat. Ada untuk bayar SPP, tidak ada untuk biaya praktek. Ada untuk SPP, tp tidak ada untuk ongkos dan jajan.
phyuuuhh setiap orang memang mempunyai masalah, dan setiap masalah semoga selalu ada solusinya. Mudah-mudahan waktu yang berjalan akan terus menjawab setiap permasalahan yang ada.
“Kamu harus lebih pintar dari saya”

Kategori: 1 · Pendidikan
Ditandai: , , , , ,

Tersenyumlah, dan Semuanya Akan Terasa Mudah dan Indah

Januari 28, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tertawa sewajarnya dapat dijadikan sebagai obat penawar kesusahan dan pelera kesedihan yang mempunyai efek yang menakjubkan untuk menyenangkan jiwa dan membahagiakan hati. Karenanya, salah seorang sahabat bernama Abu Darda’ mengatakan, “Sesungguhnya terkadang aku perlu tertawa untuk menghibur hatiku.” Dan adalah manusia yang paling mulia, Rasulullah SAW, adakalanya tertawa hingga gigi seri beliau kelihatan. Inilah kegunaan tertawa bagi orang-orang yang berakal lagi mengetahui penyakit yang meresahkan jiwa dan cara penyembuhannya. Tertawa adalah pertanda yang menggambarkan puncak kelegaan, kesenangan, dan kelapangan selama tidak berlebihan, yaitu tertawa yang pertengahan alias sewajarnya sebagaimana disebutkan berikut: “Janganlah engkau terlalu banyak tertawa, karena sesungguhnya terlalu banyak tertawa akan mengeraskan hati.” Tertawa merupakan kesenangan ahli surga sebagaimana dikisahkan dalam firman-Nya, ”Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir,” (QS Al Muthaffifin 83:34) (lagi…)

Kategori: Renungan

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza ) INDONESIA TRANSLATE

Januari 16, 2009 · & Komentar

Terjemahan lirik dalam bahasa Indonesia :
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

****
” TERIMA KASIH YANG SANGAT BESAR KEPADA MICHAEL HEARTH ATAS LAGU YANG DIBAWAKANNYA “

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza )

wE aLL LOVE gAZA…

Kategori: 1 · Renungan
Ditandai: , ,

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

Januari 15, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

*****
you can download the mp3 file here
and video of this song at here
or open here

Kategori: coretan dari hati
Ditandai: , , , , ,

Potret I _ Pak Tua dan Pagi

Januari 8, 2009 · 1 Komentar

Pagi itu saya terbangun dan beranjak untuk shalat subuh. Masjid tidak jauh dari rumah saya. Udara masih dingin seiring kabut yang masih menyelimuti hari. Rumah-rumah hanya terlihat jelas pada jarang yang cukup dekat saja. Dingin dan sepi.
Seorang bapak tua dengan pikulan yang sarat dengan buah bawaannya, melangkah berat menyusuri pinggiran jalan. Ah ternyata saya masih beruntuk dan bersyukur. Masih banyak ternyata orang yang lebih merasakan susah dan harus bekerja keras untuk memperoleh uang. Dan sementara saya? Saya masih bisa melenggangkan kaki disela-sela kesibukan mengajar.

Kategori: 1 · Renungan
Ditandai:

PNS yang Gajinya GEDE

Januari 8, 2009 · 1 Komentar

Seperti yang saya tulis diawal ketika orang mempersepsikan bahwa sukses adalah dengan parameter ada uang banyak, ada rumah mewah, ada kendaraan bagus, dan ada gaji yang besar. Saya sejenak termenung, kalau saya PNS apakah saya bias seperti itu?
Suatu ketika saya bertemu seseorang dan mengatakan, “jadi PNS itu jangan khawatir, bias hidup. Tapi ga bias kaya”. Saya tersenyum. Begitulah ketika mereka memahami sukses dari sisi materi. Sebenarnya bagi saya sukses adalah ketika saya bias mengajar dengan tenang dan benar. Membuat siswa saya mengerti akan ilmu yang dipelajari dan sukses.
Namun berbagai persepsi orang tentang sukses membuat saya termotivasi untuk membuktikan semua ilmu yang sudah saya dapat. I’m a teacher and I’m a success person. Kenapa tidak saya bisa mempunyai pendapatan lain dari kemampuan saya yang lain. Toh itu halal selama saya tidak meninggalkan tugas saya sebagai guru.
Lalu bagaimana tentang guru harus fokus dengan pelajarannya. Tergantung, jika manajemen waktunya bagus mungkin saya bisa. Yang jelas saya hanya ingin membuktikan bahwa saya pun berhak untuk sukses, dan bukan karena saya adalah PNS. Otak kita telah diberikan sebagi bekal untuk hidup, space dalam ruang otak kita masih banyak.
Yang jelas langkah saya (sedang) merintis bisnis ini bukan merupakan kekecewaan akan gaji saya saat ini. Tapi ‘sebuah pembuktian’, sehingga saya bias bercerita kepada anak-anak yang saya ajar.
Sukses adalah hak setiap orang

Kategori: 1 · Pendidikan
Ditandai: , ,