Wahyu Daniel – detikFinance
Jumat, 15/08/2008 10:50 WIB
Jakarta – Kabar baik untuk para aparatur negara dan pensiunan. Pemerintah akan menaikkan gaji aparatur negara dan juga pensiunan sebesar rata-rata 15% tahun 2009. Sementara gaji guru golongan terendah minimal Rp 2 juta per bulan.
Janji tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembacaan Nota Keuangan dan RAPBN 2009 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/008).
Dalam rangka memperbaiki kinerja birokrasi dan peningkatan layanan publik dalam RAPBN 2009, pemerintah mengalokan alokasi belanja pegawai sebesar Rp 143,8 triliun atau naik 20,2 triliun atau 16,4% dari 2008.
“Kenaikan anggaran tersebut antara lain untuk memperbaiki penghasilan aparatur negara dan pensiunan melalui kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata 15%,” kata presiden.
Selain itu, pemerintah juga memberikan gaji dan pensiun bulan ke-13, serta perbaikan sistem pembayaran pensiun. Selama 4 tahun masa pemerintahan, pendapatan PNS golongan terendah juga ditingkatkan 2,5 kali dari Rp 674.000 per bulan pada 2004 menjadi Rp 1,721 juta per bulan pada 2009.
“Tambahan alokasi dana pendidikan sebesar 46,1 triliun yang kami usulkan untuk memenuhi amanat konstitusi digunakan antara lain untuk meningkatkan penghasilan guru dan peneliti. Dengan demikian pendapatan guru golongan terendah dapat dinaikkan menjadi di atas Rp 2 juta per bulan,” demikian janji presiden.





56 tanggapan so far ↓
TAMT // Agustus 15, 2008 pada 12:39 pm |
Amin.
Semoga akan meningkatkan kesejahteraan hidup guru.
Singal // Agustus 15, 2008 pada 2:26 pm |
Kita tunggu janjinya.
Pimpin Sitepu // Agustus 16, 2008 pada 1:25 am |
Semoga guru sejahtera sehingga mereka dapat juga menyisihkan gajinya untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam rangka peningkatan mutu pendidikan.
khilafatulmusliminksb // Agustus 16, 2008 pada 3:49 am |
memang kalau sudah masanya kampanye ada saja berita-berita yang menghebohkan…termasuk kenaikan gaji PNS..tapi sayang setelah ada kabar kenaikan gaji barang-barang sudah dinaikkan dahulu..padahal gaji PNS baru dikabarkan…ya…tho! sebaiknya naiknya diam-diam itu baru mensejahterakan PNS dan semuanya…setuju ndak?
Masyanto smp1 bulukerto // Agustus 16, 2008 pada 3:03 pm |
Amiin, smoga kenaikan gaji guru membawa berkah.shg dpt meningkatkan kinerja guru dlm mencerdaskan kehidupan bangsa.
azwarhi // Agustus 17, 2008 pada 2:37 am |
pertama kami mengucapkan terima kasih kepada persiden yg akan mensejahterakan PNS dari tahun ke tahun, kami salut kepada anda.
namun rasa kagum kami sirna ketika gaji yg bpk naikkan ketika kita belanjakan untuk kebutuhan dapur dan rumah tangga ternya juga tidak mencukupi karena barang-barang telah naik beberapa kali.
1. naikknya barang ketika issu gaji PNS akan dinaikkan.
2. Presiden menepati janjinya menaikkan gaji PNS, barang naik sekali lagi.
3. bila pemerintah menaikkan lagi BBM (semoga tdk dilaksanakan) pasti SEMBAKO akan naik lagi harganya>……
apakah semua itu mensejahterakan masyarakat dfan aparatur????????????????
????????????????????????
Joss // Agustus 17, 2008 pada 2:45 pm |
Dengerin berita gaji PNS naik 15%, terbayang utang untuk menutupi harga2 yang melambung,…mana yg lebih disejahterakan?????? PNS atau pedagang????
mazdarwan // Agustus 19, 2008 pada 4:32 am |
Gaji naik sih setuju-setuju aja! Tapi anggaran dari mana? Jangan-jangan jual pulau ntar!
T. Hartini // Agustus 20, 2008 pada 5:12 am |
Kenapa PNS selalu dimanjakan yang berakibat akan sangat dirasakan oleh para buruh yang tidak tetap status kerjanya dan minim pendapatannya
Ah itumah bisa2nya SBY aja kampanye PEMILU
an1k03a // Agustus 20, 2008 pada 7:27 am |
Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://pemerintahan-indonesia.infogue.com/gaji_pns_naik_15_tahun_2009_guru_minimal_rp_2_juta
aRuL // Agustus 20, 2008 pada 8:22 pm |
semoga sejahtera PNS dan guru2
Agus Nugroho // Agustus 21, 2008 pada 6:36 am |
ya mau gimana lagi … antara harap dan cemas. Harapan semoga gaji segera naik, dan cemas karena belum apa-apa harga sudah naik…
pendekar_sekolahan // Agustus 26, 2008 pada 8:06 pm |
saya pengen jadi guru lagi ….
dadan // September 1, 2008 pada 2:18 pm |
ALHAMDULILLAH, Saya sebagai guru sangat bersyukur, semoga dengan kenaikan gaji tersebut, mendapatkan barokah dan bermanfaat dunia akhirat. Terutama lebih semangat lagi mencerdaskan ank bangsa. Terimakasih pak SBY.
MOHD. RIZAIDIN NOOR // September 7, 2008 pada 5:40 am |
Amin…
Syukur Alhamdulillah, akhirnya gaji PNS naik setelah digoyang harga pasar yang semakin naik. Apa-apa naik, sebenarnya yang paling uenakk adalah pedagang/produsen….
Rudy H // September 10, 2008 pada 10:47 am |
Mudah-mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan para aparatur negara, sehingga etos kerja nya juga meningkat dan lebih optimal dalam pengabdiannya.
Tapi disisi lain BBM, BBG, Telepon, listrik, sembako, biaya lain-lain sudah akan melambung juga di tahun 2009 tersebut.
Ryo A. // Oktober 4, 2008 pada 7:46 am |
Alah..gaji PNS naik tp harga barang naik juga. Percumah…!!!
Rustam Effendi // Oktober 9, 2008 pada 6:07 am |
Kalo emang benar naek…..Gue Pilih Elo jadi Presiden RI yang ke-dua kalinya.
ani // Oktober 21, 2008 pada 10:00 am |
LO… PNS dan guru ini gimana si? Naik salah, gak naik juga salah… bingung. PNS ini sudah seharusnya bersyukur, kerja relatif mudah, gaji naik diatas 10% tiap tahun… bandingkan dengan buruh. Bersyukurlah sedikit… tingkatkan profesionalisme… jgn minta…minta… terus!!!!
Hermawan // Oktober 21, 2008 pada 5:09 pm |
Terima Kasih Kalau gaji naik, tapi coba tanya seorang guru di seluruh Indonesia. Punya utang gak ke Bank ? dan berapa sisa gaji yang tersisa sampai tanggal 10 setelah digunakan untuk : cicilan rumah/motor,sekolah anak,ongkos ke sekolah,listrik,tlp,makan, belanja kbutuhan di rumah ,belum kalau sakit. Jawabnya….abis ..ya ngutang lagi.
EDY IRPANI // Oktober 24, 2008 pada 9:27 am |
DI SATU SISI, KITA MELIHAT INI SEBAGAI SEBUAH KOMITMEN TERHADAP PENDIDIKAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP GURU.
DI SISI LAIN, SEMUA ITU MASIH BERBAU POLITIK
ridlomunawir // Desember 3, 2008 pada 3:38 pm |
yaaaah…..koq dibeda-bedain seeh…antara pns guru dan non guru…ntar ada yang ngiri trus pada bikin ulah….
Yudi Yuniardi // Desember 18, 2008 pada 3:57 am |
Saya sangat senang sekali kalau janji presiden tersebut dapat terealisasikan.
Karena sebagai anak dari PNS, saya merasa ngiris sekali dengan keadaan orang tua saya yang tidak kunjung sejahtera dan tidak sesuai dengan yang mereka kontribusikan ke negara ini.
rita // Desember 18, 2008 pada 7:43 am |
Pada prinsipnya, kita memang harus banyak bersyukur. Harus bisa mengatur keuangan keluarga agar jangan seperti pepatah: “besar pasak daripada tiang”. Ya… pandai-pandailah mengatur keuangan. Biar sedikit yang penting cukup dan Barokah.
Arpandi // Januari 5, 2009 pada 1:56 am |
gaji naik syukur, mudah mudahn, tapi jangan berharap. doa nya aja yang banyak.
Hendra simaremare // Januari 9, 2009 pada 11:46 pm |
Kenapa hanya gaji guru yang min 2jt? PNS struktural juga donk.
http://divayemima.co.cc
http://www.sidikalang.net
Jemain // Januari 24, 2009 pada 3:45 am |
tapi pp mengenaikan gaji PNS tahun 2009 kok belum ada yah ?????????
Jemain // Januari 24, 2009 pada 3:47 am |
semuanya ada unsur politiknya tapi politik mana yg tetap memperhatikan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh….
DENI // Februari 7, 2009 pada 12:36 pm |
Yang sudah sertifikasi makin enak dong …. naik terus … gak adil !!!!
muhamad // Februari 9, 2009 pada 2:42 pm |
Alhamdulillah terima kasih pemerintah yang berusaha mensejahterakan guru, semoga niat baik pemerintah akan memperoleh imbalan yang setimpal. pemerintah sekarang ini memang berusaha meningkat kesra masyarakat melalui BLT, PNPM, UMR dan lain sebagainya. yang bukan nggak usah ngiri, semuanya khan berawal dari APBN yang diamanatkan UUD 45. tujuan pemerintah bukan cuma guru untuk saat ini, tapi ke depan orang-orang yang pandai berminat untuk menjadi guru, agar bangsa kita maju, dimulai dari bidang pendidikan. siapa yang mau jadi guru, kalo gajinya sama dengan buruh pabrik yang cuma lulusan SLTA. atau bagaimana dengan pegawai lainnya yang cuma SLTA tapi lebih sejahtera dibanding guru. Apakah anda mau hai bangsa Indonesia kalo yang jadi guru adalah orang yang tidak memiliki kualifikasi baik karena memang terpaksa menjadi guru? lalu siapa yang mau menjadi guru kalo gaji sama dengan buruh?
Kirno cah jogja // Februari 10, 2009 pada 9:52 am |
Smoga niat baik pemerintah terealisasi sehingga kalo bener gaji naik,aku pns yg lagi kuliah bisa jalan terus…tapi kok belum ada kabarnya…( takut sembako naik duluan kaleeee.,)
Wahidin // Februari 26, 2009 pada 7:48 am |
Kalo Bener Pak SBY akan jadi Presiden lagi di tahun 2009 SAYA JAMIN !!!!!
wee // Maret 3, 2009 pada 2:42 am |
Iya neh… gaji belum juga naek, harga barang dah curi start
OLALA // Maret 7, 2009 pada 5:37 am |
yang jelas berapapun gaji PNS naik mereka merasa kurang, kurang mensyukuri, tidak mau membenahi diri, kaji diri, intropeksi diri. kalau kita mau sadar gaji yang kita terima terlalu besar bila dibanding kinerja kita yang lenggang kangkung. ngatung tok
suwaji // Maret 12, 2009 pada 1:00 am |
kalau gaji naik alhandulilah, tapi kalau bisa mata uang kita harus dikuatkan terhadap mata uang asing, kalau perlu dipatok saja sehinga tidak selalu terjerembab.yang mengakibatkan harga – harga selalu melambung. gaji naik satu kali barang naik tiga kali, pns seperti kita masih mending tapi yang mengangur bagaimana,
widi hartoyo // Maret 16, 2009 pada 4:03 am |
TERIMA PAK SBY SEMOGA TH 2009 TERPILIH JADI PRESIDEN LAGI AMIN.
nugrohotech // Maret 27, 2009 pada 2:32 am |
@ widi: hehe kalau janjinya bener… kalo ngak?? ya dibohongin…
dharma // Maret 19, 2009 pada 7:06 am |
hidup adalah perjuangan, berhemat moto untuk bisa sejahtera. di gaji satu juta dibilang cukup ya bisa cukup. di gaji 10 juta kalau tidak cukup tetap aja nombok. terima kasih buat pemerintahan sekarang yang berkuasa semoga dapat mensejaterakan masyarakatnya amin……………..
irwansyah // Maret 20, 2009 pada 2:02 am |
kayaknya pemerintah bohong ya tentang kenaikan gaji guru itu soalnya nyampe sekarang adem ayem aja kagak ada berita-beritanya lagi, hati-hati ini politik menjelang pemilu aja, kasian deh para guru jadi komoditas politik aja termasuk saya hehehe…yang udah pasti naik baru gaji pns aja 15%, yang gaji guru kayaknya pemerintah udah lupa tuh palagi musim pemilu begini mendingan mikir kampanye biar kepilih lagi..
nugrohotech // Maret 27, 2009 pada 2:30 am |
biasa… pendidikan, guru… adalah santapan empuk buat komoditas politik…
guru nrimo // April 1, 2009 pada 3:10 am |
wong sudah dikasih kenaikan gaji kok masih mengeluhh… coba bayangkan misalnya barang2 naik tapi gaji kita ndak naik tambah berat kan beban kita?? jadi orang itu mbok ya sering2 bersyukur…
GURU_SEJATI // April 1, 2009 pada 3:15 am |
KITA BISA JADI GURU PNS AJA UDAH BERSYUKUR.. COBA LIAT SEKITAR ANDA!! MASIH BANYAK YANG GURU HONORER.. PEGAWAI SWASTA YANG RAWAN PHK.. SYUKURILAH KENAIKAN GAJI YG SUDAH DIBERIKAN PEMERINTAH… JANGAN BISANYA CUMA MENGELUH DOANG!!
umry // Mei 9, 2009 pada 2:34 pm |
Iya neh… gaji belum juga naek, harga barang dah curi start
yang diuntungkan pasti pengusaha, yang mendanai kampanyenya. kita rakyat kecil jadi korbannya. terus begini kalo sistem demokrasi kita masih menguntungkan pihak asing.
soniasiahaan // Mei 19, 2009 pada 3:12 am |
enak bgt ya yg udh jd pns,jgn lg ngeluhlah soal gajinya krn kan masa dpnnya udh terjamin.skrg guru honor nih yg blm punya jaminan masa depan.mana nih janji pemerintah?jgn pilih kasih donk guru honor/guru bantu kan jg punya hak hidup sejahtera,apalagi dizaman krisis.tlg diperhatikanlah para guru yg blm jd pns…
INDRA // Juni 3, 2009 pada 10:09 am |
Sehahtera memang perlu tapi apa daya jika pemerintah belum mampu, yang penting kerja dululah biar gak kalah sama malaysia, dulu minjam guru ama Indonesia skarang malah meremehkan Indonesia mari kita kembali semangat ki hajar dewantara ! abdikan diri untuk kemajuan Ibu Pertiwi!
reza pahlevi // Juni 23, 2009 pada 3:15 am |
Ternyata guru juga kemaruk ya… lihat aja dikit2 pgri demo, selalu klaim mereka sengsara. Lucu juga ada yang bilang baru gaji pns yang naik, gaji guru belum, lho guru kan juga pns, berarti kalo pns naik 15% ya guru juga… (guru pns tentunya). Coba pikir yang jernih, iklan sekolah gratis dimana2, coba tanya ke pembantu kita yang sekolahkan anak di sekolah kampung, gratiskah? Lihat sekolah2 di jabodetabek, semua diarah2kan ke jadi SBI, yang berarti mahal, dan lihat guru2nya, bermobil semua, apakah mereka sengsara? Coba lihat proses sertifikasi guru, siapa yang dapat, apakah guru2 non sarjana di NTT yang pelosok itu? Bukan, guru2 kota yang sudah kaya. Ironisnya, waktu demo, dibawa2 guru2 daerah, lebih ironis lagi, guru2 swasta kampung dibawa2 supaya sertifikasi juga bisa diikuti guru2 swasta, lagi2 yang dapat guru2 swasta bonafid, yang notabene sudah mapan. Guru2 swasta kampung tetep aja merana….
Aneh sekali ya, guru2 makin mewah dengan rencana sudibyo (sudbyo plan) untuk men-duakalikan gaji guru terhadap gaji pns, artinya merombak struktur gaji pns, tapi murid2nya, anak bangsa kita, malah gak mampu sekolah karena makin mahal. Dengan BHP makin legal pungutan, itupun masih disiasati dengan status SBI, yang berarti gak kena UU BHP. Nah, akal2an gini, bagaimana mau bangun negeri kalo bikin ketimpangan dan tipuan semua, ujung2nya tetep aja naka bangsa ini tergencet masa depannya? Benang merahnya makin kelihatan dengan semua anak bangsa didorong2 masuk smk, artinya gak usah kuliahlah, dengan smk aja sudah jagoan, tuh contohnya subronto laras, meski smk juga sukses berat, padahal berapa banyak sih lulusan smk yang spt subronto laras, dibandingkan jutaan lagi yg msh tetap jadi buruh seumur hidup. Saya percaya, manusia punya naluri untuk perbiki dan tingkatkan hidupnya, tapi masalahnya, kenapa negara malah batasi warganya untuk sekolah, dengan bikin mahal sekolah, pada sisi lain iklan smk besar2an. Mestinya ada sistem dan mekanisme, siapa yg mampu sekolah secara akademik, mereka harusnya didorong sekolah setinggi2nya, yang memang berbakar keterampilan, mesti diarahkan ke smk dan poltek. Batasannya adalah kemampuan dan bakat, bukan duit.
nugrohotech // September 3, 2009 pada 1:37 am |
masalahnya luas pak…tidak sesimple itu juga menjustifikasi semua sala…guru salah…cuma profesional yang bener….???
eca // Juni 25, 2009 pada 12:24 pm |
smangat pns jok males-malesan donk masak gaji besar tp malas2san……………………….
kontra PNS // Juli 22, 2009 pada 9:12 am |
pns seharusnya mikir… apa gak malu dibayar mahal tapi gak ada kerja.
nugrohotech // September 3, 2009 pada 1:34 am |
makanya seleksi PNS harus bener kriterianya…bukan atas dasar 3D, Duit…deket dan dulur (saudara)….
fisa // Agustus 6, 2009 pada 3:31 am |
pak SBY…
kami semua tunggu janjinya
mudah-mudahan itu semua benar
amien…
irwan pahlipi // Agustus 31, 2009 pada 9:16 am |
Kasihan ya bangsa ini, selalu dituntut bersyukur yang gak pada tempatnya, mending lah daripada… daripada….
kita selalu didoktrin untuk jadi bangsa yang gali lobang tutup lobang….. kenaikan gaji melulu untuk kurangi beban karena harga naik, bukan untuk naikkan taraf hidup… yg gini kok perlu disyukuri…. ini bukan gak nyukuri karunia Tuhan, bedakan ini, tapi ini lebih karena para pemimpin yg gak mampu sejahterakan rakyatnya…. terus sibuk tanggulangi kenaikan harga, jadi rakyat puluhan tahun hidup ya datar terus, gak ningkat, malah turun kualitasnya…..
siapa bilang pns kerjanya gampang? banyak yang punya tingkat kesulitan tinggi… tapi gak banyak yang tahu, yang kelihatan yang jelek2 aja, saya lihat beberapa teman yang pns…..
yang jelas, bangsa kita jangan cuma muter2 jadi org di batas kemiskinan saja, hidup itu harus ningkat…… nah ini tugas para pemimpin….
nugrohotech // September 3, 2009 pada 1:22 am |
Betul juga nih logikanya…gali lobang tutup lobang…padaal sama saja…tapi tetap esensinya kita harus bersyukur walaupun hak kita juga jangan sampai hilang…
gtt // Oktober 2, 2009 pada 2:05 pm |
Pemerintah dzolim. Yg sudah sejahtera malah ditambahi lg. Ketambahan sertifikasi lg. Peh gaji pns naik 100%. Drpd buat begituan. Lbh baik ngangkat kt2 yg mash gtt. Masak gaji kami 150rb/bln. Pns 4jt. Piyuh. Gak adil bnget. N ama sekolahan lucuny yg kerja keras kbanyakan gtt. Sampek2 disuruh ngecet segala. Rekrutmen pns jg g obyektif. Masak tes tulis saja. N ketrampilan tdk dihargai blas. Kecewa aku. Pemerintah ruwet. Doso kabeh. Kuwalat kon. Gapleki. Ruwet. Tak tonyo kene we ngko. Ngurus rakyat gak adil. Gatho gatho
Suharto,S..Pd // Oktober 16, 2009 pada 4:38 pm |
Presiden dan Mendiknas sama-sama bohongnya.mana bukti gaji guru bakal naik signifikan itu.sekarang sudah bulan oktober,tapi kenaikan gaji yang dijanjikan itu belum nongol juga.wajar kalau banyak komentar sinis pada guru kalau bicara soal gaji.sebab mereka tahunya dari berita,padahal faktanya bohong semua.
nugrohotech // Oktober 19, 2009 pada 3:43 am |
@Pak Suharto S.Pd, Kalau dilihat dari Janjinya memang menyejahterakan Guru yang berstatus PNS itu sudah dipenuhi pemerintah. bisa di cek dari Gajih PNS Guru sekarang yg sudah bisa mencapai 3jtaan. Tapi kalau yang honorer belum kayaknya…