Masukan dari Agustus 2008
“Puasa bukan sekedar tidak makan dan tidak minum saja. Akan tetapi jika engkau berpuasa, puasakanlah pendengaranmu, penglihatanmu, lidahmu, perutmu dan aurat kemaluanmu dan jagalah tanganmu dan auratmu serta perbanyaklah diam kecuali pada pembicaraan yang baik dan permudahlah pembantumu.”
[Imam Ja'far Shadiq as]
Kategori: Renungan
Ditandai: puasa, shaum
wah kaget bener waktu denger and liat ni berita tadi pagi di TV. Bayangain aja …. kita terbiasa melihat berita pilkada. Tokoh-tokoh yang maju nyalon (mencalonkan maksud nye..) biasanya tokoh politik, anggota dewan, pejabat pemda atau pemkot, tokoh masyarakat atau yang paling aneh dan jadi bahan opembicaraan kan artis …
Nah kali ini ada lagi cerita aneh dari negeri ini, bahkan saya fikir ini merupakan cerita nyata yang hanya ada di Indonesia. Arnold Swazeneger (bener ga nulisnya??) artis yang jadi Gubernur Negara Bagian. Dikita juga ada dan banyak, yang terbaru kan “Si Doel” dan Dede Yusuf.
Lha ini tadi pagi ada berita di Bogor, Pilwalkot salah satu yang nyalon adalah ” Ki Gendeng Pamungkas”… aduuuuuh makin repot aja ni negeri. Walaupun bukan yang ngerti tata aturan negara dan Faham dalam tentang Agama, tapi kalau pemerintahan dikasihkan sama ‘Para(tidak)norma” eittt tunggu dulu. Bisa kacau ni Kota. Lagian Pasti akan malu sama negara lain. Masa ada kota dipimpin oleh dukun (sorry bahasa kampungnya keluar nih).
Ga ada di kota lain yang di pimpin oleh orang yang ahli klenik, atau jagoan Voodoo. waduh-waduh kacau balau and (ada kata lain ga ya ???)
Mungkin saya juga akan merasa heran jika masyarakat Bogor akan milih Ki Gendeng Pamungkas.
Jadi banyak pertanyaan? kenapa? apa? bagaimana? dan lain-lain.
Diberita tadi dikabarkan bahwa ki Gendeng sudah mengetahui sebelumnya bahwa no urut adalah No 2…. eee ternyata bener juga ni orang…, waduh apa kebetulan aja atau memang dia mengerahkan pasukannya (itu kata TV).
Hallo…hallo aduh gimana niiihhhh….. somebody help Bogoooor????
Kategori: politik
Ditandai: dukun, Ki Gendeng Pamungkas, klenik., kota bogor, paranormal, pilkada kota bogor, pilwalkot
Pemilu 2009 sudah didepan mata, by the way … hingga saat ini orang masih berpolemik tentang perlunya kehati-hatian untuk mencegah politisi busuk masuk kembali diparlemen maupun di eksekutif. Ini memang penting karena menyangkut hidupnya rakyat selama 5 tahun ke depan.
Kira-kira ada yang tahu ga politisi busuk yang saat ini berkasus kemudian masih dicalonkan kemabli di legislatif untuk 2009? ada yang tahu??
Tanpa bermaksud apa hanya memetik pelajaran dari kasus beberapa para politisi dibawah ini (telah dinyatakan bersalah), semoga indonesia kedepan lebih baik.
1. Abdul Hadi Jamal
Asal: Fraksi Amanat Nasional
Kasus: Suap proyek pelabuhan dan bandara kawasan timur Indonesia
Nilai korupsi: Rp 54,5 juta dan US$ 90 ribu.
Status: Proses penyidikan KPK
“Kalau tidak mengundurkan diri, kami tetap memberhentikan.”–– Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir.
2. Al-Amin Nasution
Asal: Fraksi Partai Persatuan Pembangunan
Kasus: Alih fungsi hutan lindung di Banyuasin, Sumatera Selatan
Jumlah suap: Cek Rp 75 juta dan uang tunai Rp 257 juta serta Sin$ 300 ribu
Hukuman: 8 tahun penjara
“Keanggotaannya di DPR dan Ketua Dewan Pengurus Wilayah sudah kami cabut.”––Chozin Chumaidy, Wakil Ketua Umum PPP
3. Sarjan Taher
Asal: Fraksi Demokrat
Kasus: Alih fungsi hutan di
Pantai Air Telang, Sumatera
Nilai korupsi: Rp 5 miliar
Hukuman: 4,5 tahun penjara
“Kami pecat sekitar tiga bulan lalu.”–– Marzuki Ali, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat
4. Yusuf Erwin Faisal
Asal: Fraksi Kebangkitan Bangsa
Kasus: Alih fungsi hutan di Pantai Air Telang, Sumatera
Nilai korupsi: Sekitar Rp 5 miliar
Status: Masih proses sidang
5. Bulyan Royan
Asal: Dewan asal Partai Bintang Reformasi
Kasus: Korupsi pengadaan kapal patroli Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Nilai suap: US$ 66 ribu dan 5.500 euro
Tuntutan: 8 tahun penjara
6. Antony Zeidra Abidin
Asal: Fraksi Partai Golkar
Kasus: skandal aliran dana Bank Indonesia Rp 100 miliar
Hukuman: 4,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta
7. Hamka Yandhu
Asal: Fraksi Partai Golkar
Kasus: Skandal aliran dana Bank Indonesia Rp 100 miliar
Hukuman: 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta
8. Saleh Djasit
Asal: Fraksi Partai Golkar, mantan Gubernur Riau
Kasus korupsi: pengadaan mobil pemadam kebakaran senilai Rp 15,2 miliar
Hukuman: 4 tahun penjara
Kategori: politik
Ditandai: daftar politisi busuk, pemilu 2009, politisi busuk, politisi hitam
Internet Masuk Desa
Category: Komputer dan Teknologi
Jaman sekarang e-mail udah masuk kepelosok desa, ini ceritanya
Tukijo , tukang kayu dari daerah pegunungan Wonosobo suatu hari dapet
kerjaan bikin meubel di hotel di Yogjakarta.
Dia berangkat duluan dianter bininya Tugiyem kestasion bis, dengan janji
besoknya bininya bakal nyusul. Sesampainya di Yogya dia lantas segera
kirim email sama bininya.
(lagi…)
Kategori: Tulisan Iseng
Ditandai: desa, email, Internet, tukijo
Cerita politik di Indonesia memang unik. Setelah partai kini bertambah banyak, artinya masyarakat Indonesia yang majemuk memang sesuai dengan keiginannya juga yang majemuk. Kini politik Indonesia diwarnai oleh anak-anak para tokoh Indonesia yang mulai terjun kedunia politik. Contohnya seperti yang dikuti ini anak-anak amien rais
Anak Amien Rais ada Ahmad Hanafi, Hanum Salsabiela, Ahmad Mumtaz nah siapa yang maju? Lalu siapa saja dari anak-anak tokoh kita lainnya yang ikut maju??? Simak dibawah ini.
– Bukan Ahmad Hanafi, bukan pula Hanum Salsabiela. Tapi Ahmad Mumtaz yang menjadi penerus Amien Rais dalam kancah politik praktis. Ahmad Mumtaz maju sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional) dalam Pemilu 2009.
Simak ini ada daftarnya… (lagi…)
Kategori: politik
Ditandai: anak pejabat, family gathering, pemilu 2009
saya kutip dari Detik.com dan sedikit di edit/ditambah dengan informasi lain.
Jakarta – Di dunia politik, pindah kendaraan partai politik (parpol) adalah hal biasa yang dilakukan politisi. Setiap kali lima tahun pindah partai politik juga ada. Menyongsong Pemilu 2009, sejumlah politisi menjadi caleg dari parpol yang berbeda dibanding 2004 dan 1999 lalu.
Siapa saja mereka? Berikut di antaranya:
1. Zaenal Ma’arif. Sebelum tahun 2004 berlabuh di PPP. Tahun 2004 berlabuh di Partai Bintang Reformasi (PBR). Tahun 2009 masuk gerbong Partai Demokrat (PD). Uniknya Zaenal Ma’arif dulunya pernah berseteru dengan SBY dan sempat di mejahijaukan.
2. Rieke Dyah Pitaloka. Sebelumnya artis ini aktif di DPP PKB. Namun, sudah beberapa waktu lalu pindah ke PDIP. Sekarang Rieke jadi caleg PDIP dari Dapil Jabar II. Rieke dulu pernah lantang bersama Gus Dur dan Ratna Sarumpaet dalam menolak Undang-undang Anti Pornografi.
3. Chatibul Umam Wiranu. Mantan anggota FKB DPR ini sempat terkenal pada periode 1999-2004. Namun pada 2004-2009 nama dia tidak lolos masuk Senayan. Kali ini, Chatibul Umam menjadi caleg dari PKNU.
4. Budiman Sudjatmiko. Tahun 1999 lalu, dia adalah Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD). Konon para petinggi PRD sangat sulit untuk menyebarkan ideologinya yang dulu diusung di PRD, bahkan ketika mereka mulai muncul dengan nama baru yaitu Papernas (Partai Pembebasan Nasional), Papernas harus berhadapan dengan serbuan FPI dan beberapa oraganisasi Islam yang menganggap mereka sebagai organisasi dengan ideology berbahaya. Namun, setelah Pemilu 2004, dia gabung ke PDIP. Kini, Budiman jadi caleg PDIP dari Dapil Jateng VIII (lagi…)
Kategori: politik
Ditandai: DPR, PARPOL, partai, petinggi, politik
Memang pusing jika memikirkan Pemilu 2009, banyak yang ‘aneh’ dan ‘nyeleneh’, setelah jumlah partai peserta pemilu kembali bertambah 4 partai. Kini ada cerita lain yang menarik, yaitu fenomena munculnya banyak artis yang membonceng partai untuk melenggang ke senayan. Saya sebenernya heran tentang bagaimana pola kaderisasi dan jenjang pengkaderan serta jenjang karier dari partai yang mencalonkannya. Idealnya seorang calong anggota legislatif harus matang atau setidaknya punya pengalaman dalam berpolitik, misalnya artis yang juga pengamat politik, misalnya artis yang juga pengurus politik atau misalnya artis yang juga pernah kuliah tentang masalah politik. Tapi ini beda jika artis tersebut belum punya pengalaman apapun, bagaimana mereka bias bersidang dan menghasilkan perundang-undangan yang akan ditaati oleh seluruh warga negeri ini.
Bagaimana jika ada partai yang pengurus dan anggotanya artis semua, sepertinya dengan boomingnya tayangan sinetron dan film partai ini yang akan menang. Mereka bias dengan mudah melakukan kampanye dan tanpa kampanye pun mereka akan mudah dikenal dengan kemunculannya di TV. Bukankah sekarang sedang ngtrend semua serba idol (idol adalah dia yang ngtrend sering muncul di TV). Mmh… lalu siapa yang jadi presiden??? Pak Raam Punjabi kayaknya jadi presiden nya ..
Kategori: politik
Ditandai: caleg artis, calon presiden dari artis, DPR RI, pemilu
Mungkin jika ada yang belum tercantum ada yang bisa menambahkan di comment potingan ini. Nanti saya tambahkan. Ini dia daftar listnya, dari mulai artis sinetron, penyanyi hingga pelawak…
1. Nurul Arifin Golkar
2. Mandra Naih
3. Marrisa Haque PPP
4. Emilia Contessa PPP
5. Denada PPP
6. Rachman Yacob PPP
7. Nani Wijaya PPP
8. Luna Maya PDP
9. Adjie Massaid, PD
10. Angelina Sondakh PD
11. Tamara Geraldine PDS
12. Ricky Johanes PDS
Caleng Artis dari PAN
1. Wulan Guritno (Jateng III)
2. Marini Zumarnis (Jabar V)
3. Eko Patrio (Jatim VIII),
4. Ikang Fawzi (Banten I),
5. Derry Drajat (Jabar II),
6. Adrian Maulana (Sumbar II),
7. Raslina Rasyidin (Jakarta III),
8. Tito Soemarsono (Jabar VII),
9. Maylaffayza (Banten III),
10. Mandra (Jakarta I),
11. Mara Karma (Riau II),
12. Cahyono (Jatim III),
13. Henidar Amroe (Jateng VII),
14. Eka Sapta (Riau I),
15. Lucky Artadipraja (Jabar V),
16. Intan Sevilla (Jatim V),
17. Poppy Maretha (Lampung I),
18. Irene Librawati (Lampung II).
waduh … gimana kalau semua jadi, ada yang mau nambahin ???
Kategori: politik
Ditandai: caleg artis, caleg DPR RI, caleg selebriti, daftar caleg
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut, “Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.” Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ” anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.”
Tommy bertumbuh menjadi Thomas Alva Edison, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Tak banyak orang mengenal siapa Nancy Mattews, namun bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Thomas Alva Edison menjadi seorang penemu dengan 1.093 paten penemuan atas namanya. siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai” diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya!
Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison dirumah, telah menjadikan puteranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti. Nancy yang memulihkan kepercayaan diri Edison , dan hal itu mungkin sangat berat baginya. namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti….
Kategori: Inspiring Story
Ditandai: motivasi, Nancy Edison, Sejarah, Thomas Alva Edison
Genderang perang pemilu telah ditabuh. Kita bisa lihat saat ini, siapa yang bermabisi, dia yang mengobral janji. Kiranya perlu sedari sekarang kita menyiapkan catatan kita. Catat apa yang mereka janjikan kepada kita. Catat tentang apa yang akan mereka lakukan jika jadi penguasa. Gaji PNS naik, kesejateraan, pembangunan jalan, janji tidak korupsi, janji untuk memberikan gaji yang merka dapat.
Saya sempat terfikir, bagaimana mereka berfikir ringan tentang janji mereka. Padahal mereka dipilih untuk menjadi abdi atau pelayan bagi penduduk negeri ini. Ngeri sekali ketika mendengra bahwa suatu saat yang akan diminta pertanggung jawaban adalah para pemimpin. Bagaimana mereka menjalankan amanah, dan bagaimana mereka memimpin negeri ini. Apakah membawa keshalehan kepada ummat atau ummat akan selalu dicekoki oleh berhala duniawi.
Semoga dan semoga akan ada pemimpin yang amanah di 2009.
Kategori: politik
Ditandai: 2009, ambisi, Gaji PNS, janji pemimpin, pemilu