Nugroho’s Articles

Masukan dari Juni 2008

Menghilangkan citra buruk anak PA

Juni 27, 2008 · 1 Komentar

Menghilangkan citra buruk anak PA (Pecinta Alam), mungkin ini hanya bagian kecil yang harus terus dibenahi. Suatu ketika saya pernah berbincang dengan teman dan dia mengatakan kaua anak PA itu dari tampilan kucel, bau. Dari sikap dan kelakuan katanya urakan, gaya preman, sangar dan yang paling ‘nyentil’ pas disebut PA adalah Perusak Alam.
Mungkin waktu itu saya kesal, tapi bisa jadi ini adalah otokritik buat kita khususnya anak-anak PA. Aa asap pasti ada api. Teman saya bercerita bahwa dia kenal dengan beberapa teman dari luar negeri yang hobby Naik gunung juga tapi … tampilan mereka biasa-biasa saja bahkan lebih mengedepankan profesionalitas dari kata “pecinta” alam. Mereka sangat konsen sekali meperhatkan alam, bahkan bagian besar dari kasi mereka bisa dirasakan positif oleh masyarakat…. OK kita gimana… mungkin usul saya kita harus melakukan reformasi citra PA dimata masyarakat, Nak PA bermental kuat, cinta alam serta santun. Mulai saja kita rubah unit-unit kecil dari organisasi kita. Kita adalah sahabat alam, jika kita bersahabat dengan alam maka alam tanpa kata dan tanpa bahasa mereka akan dengan sendirinya mendekap kita… dan kita dapat tetap merasakan angin dan segarnya air serta dinginnya udara….

^_^ peace…

Kategori: Pecinta Alam
Ditandai: , ,

Palestina in my Hearth

Juni 26, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Palestine Blogs - The Gazette

Kategori: Renungan
Ditandai:

Mahasiswa, Demo, Anarkis, suara Rakyat? atau ada aktor lain?

Juni 25, 2008 · & Komentar


Kemarin sepulang kerumah saya dikejutkan oleh pemberitaan tentang Aksi Demo Mahasiswa” Sore menjelang magrib, mahasiswa di depan atmajaya berbuat anarkis lagi dengan membakar ban, membalikan mobil dan merazia mobil.Melihat adanya pelanggaran hukum dan gangguan ketertiban, polisi melakukan tindakan kepolisian dengan membubarkan massa dgn water canon serta menangkap para provokator dan pelaku pembakaran. Akhirnya situasi dpt dikuasai dan keadaan kembali normal. Itu semua dilakukan demi menjaga ketertiban dan penegakan hukum.”
Dari aksi tersesbut saya melihat sepertinya mulai banyak kejanggalan sekarang ini. Antara dua saja kemungkinan akibat Harga BBM yang sekarang sudah naik, Pertama, pemerintah bebal tidak mendengar aspirasi masyarakat tentang penolakan kenaikan BBM dan tidak bisa “berkomunikasi” dengan rakyat” tentang bagaimana kenaikan BBM bisa terjadi serta perbandingannya dengan kenaikan BBm di negara lain yang juga sama akibat lonjakan harga minyak dunia.
Kedua (lagi…)

Kategori: Renungan
Ditandai: , , , , ,

Pak Taufik test Banner

Juni 20, 2008 · & Komentar

Iklan

Ingin tahu lebih banyak tentang Pak Taufik ..Klik saja

Kategori: Tulisan Iseng
Ditandai:

Jalan di Bandung, 13 nama orang asing

Juni 19, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Di Bandung ada kurang lebih 13 nama orang asing yang berjasa bagi ilmu
pengetahuan dan teknologi, akan tetapi ada beberapa nama yang penulisan
namanya masih kurang tepat atau salah dan tidak lengkap -mungkin ketidak
lengkapan dapat di terima, karena memang terlalu panjang. Kita mulai dari
pusat kota : jl. Marconi, Nama lengkapnya Giuglielmo Marconi penemu wireless
telegraph (1896), menerima hadiah Nobel bidang Fisika tahun 1909. Jl. Morse.
Nama lengkapnya Samuel Finley Breese Morse. Morse lulus dari Yale University
pada tahun 1810, adalah penemu dan pengembang telegraph electronik, Morse juga
dikenal sebagai pencipta Morse Code, Morse dikenal juga sebagai pelukis
yang cukup terkenal di Amerika.

Jln. Van de Venter dari Van De Venter, tokoh politik etis atau politik balas
budi, karena beliau lah edukasi moderen di introdusir di Hindia Belanda yang
kemudian melahirkan para intelektual Bumiputra. Kemudian di sekitar jalan
Dipatiukur, Jl.Rd Patah terselip jalan Multatuli, tidak lain dari Douwes
Dekker tokoh pergerakan nasional, pendiri Indische Partij, seorang Indo yang
sangat berpihak pada rakyat Indonesia, ia kemudian ia berganti nama menjadi
Dr. Danoedirdja Setyaboedi (di abadikan dengan Jl.Dr.Setiabudi) .

Jl. Prof. Eijkman, nama lengkapnya Christiaan Eijkman dokter lulusan
Universitas Amsterdam, kemudian bertugas di Hindia Belanda tahun 1883-1885,
meneliti bakteri penyakit beri-beri bersama Robert Koch, Prof. Eijkman pernah
menjadi direktur laboratorium patologi dan bakteriologi STOVIA (sekolah dokter
pertama di Indonesia yang melahirkan tokoh tokoh perintis kemerdekaan
Indonesia), puncak prestasi nya adalah ketika Eijkman menemukan Vitamin B1
(Thiamine), mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang Kedokteran tahun 1929,
Eijkman menjadi guru besar di Utrecht University.

Jl.Dr. Currie, ini Currie yang mana? Marie Currie atau Pierre Currie? Marie
Currie, adalah istri dari Pierre Currie, sebelum menikah dengan Pierre
Currie ia bernama Maria Sklodowska ( Polandia ), Marie Currie adalah wanita
pertama penerima Hadiah Nobel, dan dua kali mendapatkan Nobel untuk dua bidang
ilmu yang berbeda, tahun 1903 bersama Hendri Becquerel dan Pierre Currie
mendapat Nobel untuk bidang Fisika. Pada tahun 1911 Marie Currie mendapatkan
Nobel untuk bidang Kimia, Marie Currie terkenal dengan penelitian dan
penemuannya mengenai radioaktif dari uranium, Marie Currie adalah professor
wanita pertama yang mengajar di Universitas Sorbone Paris, dan mendirikan
Radium Institut (institut du Radium) di University of Paris. Marie Currie
wafat karena Luekimia yang disebabkan karena radioaktif/radiasi yang mana ia
jadikan bahan penelitiannya, untuk mengenang dan menghormati jasanya
pemerintah Perancis pada tahun 1995 telah menyimpan abu jenazahnya di
Pantheon Paris, dan Bandung mengenang jasa nya dengan menamakan salah satu
jalannya dengan nama jalan Currie,

Jalan Dr. Erlich, seharusnya Ehrlich, nama lengkapnya Paul Ehrlich, dokter
lulusan Universitas Leipzig Jerman, merintis penelitian dalam bidang
Hematologi, imunologi, Chemotherapy dan Sterilisasi mendapat hadiah Nobel
untuk bidang Kedokteran pada tahun 1908.

Jl.Nyland , dari Dr. Nijland, nama lengkapnya Anton Albert Nijland adalah
penemu vaksin kolera (1911). Jl. Dr. Westhoff, seorang ahli mata, yang
berjasa mendirikan rumah sakit mata dan panti untuk orang buta di Bandung
(sekarang menjadi Wiyata Guna, jl.Pajajaran)

Jl.Rontgen nama lengkapnya Wilhelm Conrad Rontgen (1845-1923), Guru Besar
Fisika di Universitas Strasbourg, Giessen, Wurzburg dan Munich, penemu sinar
X. Penemuannya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi dunia kedokteran.

Jl.Dr Otten, Dr. L.Otten menemukan vaksin pes (sampar) pada tahun 1934, juga
vaksin cacar (1917) ketika bertugas di Hindia Belanda. jl.Bosscha, Nama
lengkapnya Karel Rudolf Bosscha,pada tahun 1923 bersama Nederlandsch Indische
Sterrenkundige Vereeniging (perkumpulan ahli asronomi Hindia Belanda)
mendirikan peneropong bintang di Lembang yang kini dikenal dengan
Observatorium Bosscha, yang keberadaannya saat ini mulai terganggu dengan
maraknya pembangunan fisik di sekitar Bandung Utara dan Lembang.

Jl. Pasteur, kerap dilafalkan jalan Pastur, dan banyak orang
mengasosiasikannya dengan pendeta katolik. Nama lengkapnya Louis Pasteur (1822-
1895), sangat berjasa dalam bidang iptek, kedokteran dan indusrti, penemu
vaksin rabbies, antrax, dan penemu proses pasteurization, Pasteur mendapatkan
gelar PhD pada usia 26 tahun dari Ecole Normale Superieure Paris, Bio Farma
adalah salah satu lembaga yang terus mengembangkan vaksin, yang dasarnya
adalah penemuan dari Louis Pasteur.
Nah, ketika kita sampai ke Jl Dr. Setiabudi, orang lupa siapa beliau? Dr.
Danoedirdja Setyaboedi adalah pahlawan nasional, dan pernah lama tinggal di
salah satu rumah di jalan Dr.Setiabudi. Dulu Jl.Dr..Setiabudi bernama Lembang
Weg. Penulisan namanya pun beragam, Setia Budi, Setyabudi, Setiabudhi,
dll. Kini Jl. Setiabudi identik dengan Jl. Rumah Mode, yang selalu macet
dikala weekend.

Sumber bacaan : Encyclopaedia Britanica (2006), Winkler Prins Geillustreede
Encyclopaedie (1921), Sejarah Nasional Indonesia (1983), Stad in Beeld Erasmus
Taalcentrum (2006), dan Buku Kuncen Bandung Kang Harry Kunto (Alm)

Kategori: Tulisan Iseng
Ditandai: , , ,

Resiko jadi Pembantu Rektor

Juni 18, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pada suatu pagi Prof Dr Karim terbangun karena ada suara ‘kresekkresek’ di ruang keluarga. Ketika keluar didapatinya pintu depan terbuka dan TV dan beberapa barangnya sudah lenyap. Buru-buru dia ke kantor Polisi, hanya dengan pakaian kaos oblong, celana pendek dan sendal jepit, untuk melapor. Pak polisi di depan mesin tik tuanya bertanya:

“Nama?”
“Karim Pak”

“Pekerjaan?” tanya Polisi.

“Purek UGM”, kata Professor.

“Pekerjaan apa itu?” polisi minta penjelasan. “Pembantu Rektor UGM”

Belum selesai Professor bicara langsung Pak Polisi marah-marah:

“Kamu ini bagaimana, pembantu kok kurang hati-hati, pembantu ko kerjaannya tidur melulu, makanya jangan suka tidurrrrr!!!!!!!!, lihat tuh sekarang TV sama barang-barang berharga pak Rektor hilang !!!
dasar pembantu!

Kategori: Tulisan Iseng
Ditandai: , , , , , ,

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup

Juni 18, 2008 · 1 Komentar

Sumber aslinya ini…. Klik here
Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.

Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta. (lagi…)

Kategori: Renungan
Ditandai: , ,

Rakyat Indonesia Kian Banyak Bunuh Diri

Juni 16, 2008 · & Komentar

Muda-mudahan ada pejabat yang baca kutipan ini, dari eramuslim
Ada tidak pemimpin seperti khalifah umar yang dia tahu dan mau bertanggungjawab akan rakyatnya yang kelaparan…. atau minimal ada tidak pemimpin yang ‘mendengar’ rakyatnya kelaparan dan dia sering berjalan tanpa pengawalan untuk melihat kondisi rakyatnya secara langsung….

“Zaman edan. Semua sekarang serba mahal. Yang murah cuma janji para pemimpin.” Demikian sebuah spanduk putih yang ditempel di belakang terminal transit Pasar Rumput yang berseberangan dengan Pasaraya Grande, Jakarta. Orang-orang yang hendak menunggu metromini di sana pasti melihat dan membaca spanduk ini.

Suroto (34), tukang rokok yang tiap hari berjualan di sekitar terminal mengaku tidak tahu kapan tepatnya spanduk itu dipasang di sana. “Tapi isinya kan bener Mas, saya dan teman-teman di sini pun setuju dengan itu, ” ujarnya kepada eramuslim yang tengah menunggu bus (14/6) (lagi…)

Kategori: politik
Ditandai: , , ,

Buku gratis tentang dasar DFD / Usecase

Juni 16, 2008 · & Komentar

Bagi rekan-rekan yang memerlukan buku DFD silahkan bisa download di bawah ini:
1.Klik kanan & Save As usecases
2.Klik kanan & Save Asuml1

Kategori: Komputer
Ditandai: , , , , ,

Taat aturan, bersabarlah…

Juni 16, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kategori: Tulisan Iseng
Ditandai: ,