Nugroho’s Articles

Masukan dari November 2007

TEAM BUILDING

November 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

1.a.   Definisi TIM

Sekumpulan individual tidak dapat disebut team, mereka harus disatukan dengan baik oleh pemimpin mereka yang menuju pada suatu tujuan yang samaTIM adalah :

Ø  Sekelompok kecil orang-orang dengan

Ø  keahlian yang saling melengkapi, dimana mereka berkomitmen untuk

Ø  mencapai tujuan bersama dengan

Ø  standar kualitas kerja yang telah disepakati bersama dan

Ø  tiap anggota TIM mempunyai peran dan tugas yang jelas

Ø  dan bertanggungjawab bersama untuk tindakan setiap anggotanya

Ø  Mereka juga sangat memperdulikan perkembangan pribadi anggota lain 

1.b.   Mengapa TIM ?

R  TIM itu lebih dari sekedar sekelompok orang yang bekerja bersama !

R  TIM mempunyai potensi menyelesaikan masalah jauh lebih banyak daripada jumlah anggota secara perorangan

R  Ketika sejumlah orang sudah menjadi TIM yang solid, kekuatan TIM bukan sekedar penjumlahan dari kekuatan anggota-anggotanya. Kekuatan TIM yang padu jauh lebih besar lagi. (Mungkin perkalian atau bahkan perpangkatannya)

R  Keunggulan TIM :

¤   Lebih banyak gagasan muncul, sehingga kemampuan inovasi meningkat

¤   Tekanan kerja berkurang karena masalah selalu dibahas bersama¤   Masalah besar yang melibatkan banyak bidang keahlian lebih baik dipecahkan dengan pendekatan TIM¤   Tim mempunyai potensi menyelesaikan tugas yang lebih sulit, lebih banyak dengan lebih baik dibandingkan seorang individu¤   Ketika sejumlah orang sudah menjadi tim yang solid, kekuatan  tim bukan  sekedar  penjumlahan  dari  kekuatan   anggota-anggotanya. tim yang padu jauh lebih besar lagi  (mungkin  perkalian atau perpangkatan) 

1.c.  TIM, Kelompok dan individu

Ada beberapa perbedaan nyata antara bekerja dalam TIM dengan bekerja sendiri atau bekerja bersama dalam kelompok sekalipun.

Point kesuksesan TIM :

Ø  TIM memiliki kemampuan yang lebih baik dari kemampuan perorangan dalam hal kemampuan dan proses managementnya

Karena :-          TIM menyatukan kemampuan dan pengalaman anggotanya yang saling melengkapi-          Setiap anggota TIM yang saling bertanggungjawab terhadap kesuksesan TIM menghasilkan kemampuan bekerja TIM yang lebih baik

Ø  TIM lebih fleksibel dan lebih tanggap terhadap perubahan keadaan

Karena :-          TIM dengan sasaran kerja yang jelas, dapat melahirkan gagasan-gagasan yang lebih banyak untuk menghadapi masalah-masalah yang muncul

Ø  TIM dapat membangun kepercayaan diri setiap anggotanya terhadap kemampuannya masing-masing

Karena :-          Kepercayaan diri mereka akan lebih baik sewaktu mereka menghadapi masalah secara bersama-sama dalam satu TIM

Ø  TIM lebih menyenangkan

Karena :-          TIM memiliki rasa kekeluargaan dan kebersamaan-          Setiap anggota TIM menikmati bagaimana dirinya menjadi “sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri”.

-          Adanya humor mendorong kerja TIM yang lebih baik

 

1.d.  Ciri khas dari sebuah TIM

·         hubungan antar anggota yang sangat erat dan terbuka·         rasa identitas yang kuat·         semangat dan energi yang besar·         setiap anggota memberikan sumbangan dan perannya masing-masing yang khas 

1.e.   Langkah-langkah pembinaan TIM

&   Menentukan misi/tujuan yang jelas

&   Memulai dengan tugas-tugas yang sederhana&   Memastikan adanya kesepakatan dan komitmen dari seluruh anggota

&   Menyusun program realistis

&   Membahas masalah secara luas dan jujur&   Mendorong suasana yang jujur dan terbuka

&   Tidak menggunakan paksaan pada anggota

&   Menerima bantuan dari luar jika perlu

&   Banyak mendelegasikan tugas pada anggota

&   Mau belajar dari kegagalan

&   Konsisten

1.f.   Hal-hal yang harus diperhatikan

§  semua anggota tim jelas mengenal sasaran tim dan sepakat§  kemampuan perorangan dikenali agar peran menjadi jelas§  tim mempunyai struktur yang baik§  tim mempunyai mekanisme kerja yang baik§  tim disiplin§  tim saling mendukung dan mengembangkan hubungan yang erat§  tim bersikap terbuka§  kepemimpinan yang memadai§  anggota tim mesti punya keahlian masing-masing yang khas§  semua anggota mesti loyal dan saling mendukung§  tidak ragu-ragu untuk berbeda pendapat§  kreatif 

1.g.  Yang harus dihindari

Kerja suatu TIM tidak akan ada artinya jika :

·         kepemimpinan TIM buruk·         anggota tidak memiliki sikap yang diperlukan·         suasana TIM sendiri tidak konstruktif·         sasaran yang tidak jelas/terpahami·         kurangnya ransangan atau motivasi tim berupa standar tinggi·         metode kerja yang tidak efektif·         keterbukaan tim dan informasi terbatas·         tidak memiliki kreativitas yang tinggi·         pribadi-pribadi yang tidak berkembang 

1.h.  Tipe TIM

TEAM TYPE

CHARACTERISTICS

Effecti-veness

Working Group

Members interact to share information, best practices or perspectives and to make decisions to help each individual perform within his/her own responsibility

25 %

Pseudo Team

Group members not focused on collective performance and not really trying to achieve it

0 %

Potential Team

Group trying to improve performance impact but needs more clarity on purpose, goals and common working approach

25 %

Real Team

Members committed to common purpose, goals, working approach for which they hold themselves mutually accountable

50 %

High Performance Team

Same as above, but members also deeply committed to one another’s personal growth and success

100 %

    

1.i.    Tahapan dalam membangun TIM

Tahapan Karakteristik
Forming Setiap anggota mulai mengenal yang lainnya dan menetapkan dasar awal peraturan team
Storming Konflik antar anggota team mulai ada
Norming Anggota team akan prosedur pelaksanaan, ingin selalu bekerjasama, mengembangkan perkawanan dan komitmen untuk melaksanakan proses
Performing Anggota team bekerja bersama untuk mencapai tujuan

 

1.j.   Karakter dari TIM yang efektif

Ø  Misi dan tujuan yang jelasPenyampaian dari misi dan tujuan ini harus jelas dan dimengerti oleh setiap anggota team. Walaupn di dalam team tersebut terdapat sub sub team yang masing masing mempunyai misi dan tujuan yang berbeda. Tetapi misi dan tujuan secara keseluruhan tetap harus dimengerti oleh tiap anggota team.Ø  Trust

Trust dapat berarti berbagai macam untuk orang yang berbeda. Di dalam hal ini trust dapat diartikan sebagai level kenyamanan antar tiap anggota team yang dimanefestasikan dalam kemampuan tiap anggota team untuk menerima perbedaan pendapat, sikap dan nilai. Permasalahan permasalahan yang sering timbul dalam team atau konflik akan terminimalisir bila adanya nilai trust ini.

Ø  Kohesif

Kekuatan dan keinginan dari setiap anggota team untuk mempertahankan team mereka

Ø  Mengerti keterkaitan antar anggota untuk mencapai suatu tujuan

Memahami bahwa untuk mencapai suatu tujuan dibutuhkan peranan dari setiap anggota tidak memandang signifikan atau tidak peranan tersebut. “in a teamwork everyone contributes their share”

 

1.k.  Tahapan untuk menuju TIM yang sukses

Ada beberapa tahapan untuk melukiskan perkembangan menuju team yang suksesTahap 1 : the undeveloped teamTahapan yang paling umum. Dimana team ini telah terbentuk tetapi diantara anggota team masih banyak yang tidak saling percaya, ego yang masih tinggi diantara anggota. Keputusan di dalam team ini sepenuhnya diambil oleh managerTahap 2 : the experimenting teamPada tahapan ini team mulai menghadapi permasalahan dengan lebih terbuka. Suasana diantara anggota team mulai terlihat lebih akrabTahap 3 : the consolidating teamTeam ini mulai percaya diri dan diantara team telah tumbuh rasa saling percaya satu dengan lainnya. Pengambilan keputusan dilakukan dengan lebih demokratis. Tahap 4 : the mature teamIni merupakan tahapan team yang paling tinggi dimana team siap untuk bekerja dengan efektif. Ego individual telah kalah oleh kepentingan team dan dalam setiap pengambilan keputusan team seluruh anggota team dilibatkan baik secara langsung maupun tidak langsung 

1.l.   Memotivasi TIM

Sangat mengagumkan melihat hasil yang dapat dicapai oleh sebuah tim yang bermotivasi tinggi. Berikut ini adalah alternatif prinsip yang dapat digunakan untuk mengubah kelompok menjadi sebuah tim :1.    Mereka seharusnya mampu dan harus sesuai untuk jabatannya      Orang seharusnya mampu, melalui pelatihan dan berbagai program pengembangan kepribadian, agar menjadi sesuai dengan peran yang harus mereka mainkan dalam tim mereka.      Tetapi jika seseorang tidak ingin dilatih atau tidak menginginkan jabatan yang telah mereka duduki, mereka tidak akan pernah sesuai dengan jabatan mereka itu.2.    Mereka harus merasakan sukses      Sebuah tim, agar mampu mencapai sukses, harus bahagia dan kebahagiaan itu dapat dikembangkan melalui kemampuan merasakan kenikmatan sukses.      “Mengetahui diri kita sendiri melangkah maju memotivasi kita.”3.    Mereka harus mempunyai sikap yang tepat      Ketika orang sedang bermain, atau ikut serta dalam sebuah kegiatan social maupun aktivitas amal, mereka nampaknya tidak sedang bekerja. Jadi, yang penting adalah sikap kita terhadap pekerjaan.      Ada sebagian orang yang mulai bekerja jam setengah delapan pagi sampai jam tujuh atau delapan malam. Walaupun tidak tiap-tiap hari dalam seminggu, tetapi secara teratur dan bila diperlukan.      Dan di dalam perusahaan lain, orang mulai bekerja jam sembilan pagi, kemudian satu menit menjelang pukul lima sore mereka akan menghambur keluar. Mereka tidak tahan lagi untuk segera meninggalkan tempat kerjanya. Menciptakan Suasana TIMBerikut ini sepuluh tip kunci untuk menciptakan lingkungan yang sesuai bagi tim agar dapat termotivasi secara alamiah.1.    Kondisi kerja yang positifMaksudnya adalah bahwa perlengkapan, peralatan dan system di mana anggota tim akan bekerja haruslah secara nyata berfungsi baik.2.    Penegasan tugasSemua tim perlu sadar akan penegasan tugas organisasi3.    Budaya prioritasApa yang dihargai atau diakui oleh seorang manajer ?§  Apakah orang yang dihargai adalah mereka kelihatan sibuk dan bekerja lebih lama ataukah mereka yang membuahkan hasil ?§  Apakah orang takut untuk bersikap lain karena adanya sanksi berat padahal yang sangat dibutuhkan adalah input yang kreatif ?Orang akan selalu bertingkah laku sejalan dengan mekanisme penghargaan yang telah membentuk mereka.4.    Sasaran umumHarus ada sebuah sasaran umum, sebuah tujuan atau bahkan sebuah alas an yang harus diperjuangkan.Dalam menciptakan apa yang kini disebut sebagai ‘sasaran umum’ (common goal), sasaran itu harus menarik bagi semua orang dalam tim.Tidaklah baik memberlakukan suatu sasaran pada sebuah tim yang hanya merangsang atau menarik bagi manajer, pimpinan, tetapi tidak menarik bagi atau merangsang semua orang yang terlibat.Ini mengacu pada pentingnya menciptakan sasaran dengan suatu pengambilan keputusan melalui proses kolektif.5.    Pertahankan energi tinggiOrang dengan sendirinya akan menjadi lebih termotivasi pada saat mereka sibuk. Sangat jarang mengalami kelelahan fisik. Tetapi bekerja keras tanpa stress hampir tidak pernah menjadi penyebab keluhan medis.6.    Ingatlah akan individuArti individu tetaplah penting sekalipun individu-individu itu merupakan bagian dari suatu tim.Mereka masing-masing harus merasa bahwa perlakuan terhadap mereka adalah adil dan pantas.Mereka masing-masing harus merasa bahwa sumbangan mereka bagi tim diakui.Mereka masing-masing harus merasa bahwa peran mereka mendukung ke arah keberhasilan.Mereka masing-masing harus mempunyai kesetiaan dan rasa hormat terhadap manajer dan rekan.7.    Identitas timPernahkan Anda memperhatikan bagaimana orang begitu ingin mengenakan jaket atau kaus yang bertuliskan nama tim olahraga mereka ? Inilah salah satu prinsip motivasi : keterlibatan dalam kelompok memotivasi.Sebagai pemimpin, perhatikan setiap kemungkinan untuk menciptakan identitas tim8.    Sukses harus dinikmati bersama-samaAnggota tim harus mampu untuk bersama-sama merasakan penghargaan atas sukses yang dicapai.9.    Tim yang positifBagaimana anggota tim berkomunikasi satu sama lain ? Jika negatif, satu hal yang pasti adalah bahwa tim itu akan menjadi tim yang tidak produktif. (saling kritik, saling menyalahkan, selalu mengeluh, suasana pengkhianatan)Tugas pimpinan untuk mencegah komunikasi negatif menyebar.Hanya diperlukan satu orang negatif untuk menjadikan selutuh anggota timnya berangsur-angsur menjadi negatif juga.10. Kepemimpinan yang memotivasi :                 i.    Menetapkan targetTetapkan target yang realistis dan laksanakan. Orang-orang akan dipenuhi dengan ilham bila mekre bekerja untuk seorang manajer yang mempunyai tujuan.                ii.    Berikan teladanDalam jangka waktu tertentu, anggota cenderung menjadi duplikat pimpinan mereka.Orang macam apa yang Anda inginkan sebagai anggota Anda ?              iii.    Teruslah melakukan perbaikanJadilah seorang pemikir yang progresif. Jangan pernah biarkan mereka yang Anda pimpin untuk juga berpikir bahwa mereka sedang melakukan hal yang terbaik. Jika kita ingin menghadapi kebenaran, kita semua bisa berbuat lebih baik lagi.               iv.    Berilah diri Anda waktu untuk berpikirSisihkan sekitar setengah jam per hari untuk betul-betul berpikir dan Anda akan terkesan dengan hasilnya.                v.    Memimpinlah tanpa memaksaKepemimpinan yang paling efektif adalah kepemimpinan melalui teladan dan bukan melalui perintah. Pemimpin yang termotivasi akan memimpin dan tidak perlu mendorong, akan menunjukkan tanpa perlu mengatakan.               vi.    Buatlah penilaian berdasarkan hasilBerharapkan agar selalu memperloeh penilaian berdasarkan hasil, sebab Anda sebagai pemimpin yang termotivasi akan menilai orang lain juga berdasarkan hasil             vii.    Bangunlah kepercayaan diriKembangkan suatu kepercayaan diri yang besar akan diri Anda dan akan kemampuan Anda.Kemampuan adalah sesuatu yang kita peroleh sebagai hasil dari suatu keinginan kuat.           viii.    Harapkanlah datangnya kritik               ix.    Berpikir tentang masa depanJika Anda dapat melakukan sesuatu yang sedikit berbeda dari apa yang Anda lakukan sehari sebelumnya, bertolak dari pandangan berbuat sedikit lebih baik, itu akan menimbulkan kepemimpinan yang mendatangkan inspirasi yang merupakan gaya yang bersifat sangat memotivasi                x.    Berpikirlah bagai seorang pemenangKetika Anda dihadapkan pada suatu situasi, yang positif maupun negatif, cobalah membayangkan orang yang paling sukses akan bertindak apa. Beristirahat Bersama-samaDengan mengajak tim Anda keluar apakah untuk keperluan pelatihan, diskusi atau bahkan bersenang-senang, Anda akan mempersatukan mereka semakin dekat. 

Maraji’

Kharbanda Pinto, Successful Project Managers leading your team to successRichard Denny, Motivate to Win-, High Performance Team 

Kategori: Manajerial & Organisasi

Belajar dari Soichiro Honda

November 30, 2007 · 1 Komentar

Belajar dari kesuksesan sesorang bisa jadi merupakan pembuka jalan sukses bagi anda. Hikmahnya kita bisa melihat proses bagaimana jatuh bangunnya sebuah usaha yang dirintis, bagaimana sebuah kegagalan dapat terjadi, bagaimana faktor motivasi dari owner untuk tetap ’survive’  dan terus melanjutkan usahanya.

Tulisan ini adalah postingan dari teman saya Andri (thanks dri’) di milist batchV_itb. semoga bermanfaat.

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.

“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih,karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu . Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif.. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam.

Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?

Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota , karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel,memprakteka n pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil.

Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota .

Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.
Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya.

“Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya.

Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.

5 Resep keberhasilan Honda :

1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.

2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.

3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.

4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.

5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

src: http://blog. myquran.org/ wirausaha/ archives/ 44

Kategori: Kiat Bisnis

Dari mana Ide Bisnis muncul?

November 20, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Banyak sekali hal yang mendasari sebuah ide bisnis muncul. Seperti yang kita ketahui Bisnis memang memerlukan kejelian dalam memulai, menjalankan dan merawat serta mengembangkannya. Berikut ini dua contoh dari bagaimana sebuah ide bisnis bisa muncul.
Costumer Habbits
Kebiasaan pelanggan. Dua kata diatas menggambarkan bagaimana perilaku orang yang terkadang kita memandang sebelah mata. Sebagai contoh untuk memperjelas makna kata diatas, Orang biasa terbiasa berbelanja di daerah yang nyaman, mudah dijangkau, murah dan cepat pelayanannya.
Ada beberapa kios mini penjual pulsa yang ditempatkan tepat dipinggir jalan. Ini dimaksudkan agar costumer bisa dengan mudah untuk membeli pulsa tanpa harus memarkir kendaraan bermotor. Kita bisa membeli dengan tetap duduk diatas sadal sepeda motor atau cukup menurunkan kaca jendela mobil kita. Jika anda ingin lebih menspesifikan bagaimana costumer habbits alangkah lebih baiknya bila anda mencoba menganalisisnya berdasarkan produk yang akan anda jual. Barang apa yang akan anda jual?, dimana letak tempat anda akan menjual produk?, berapa harga yang masuk (pasaran) untuk daerah tempat anda menjual, bagaimana anda menangani pesaing anda? Dan lain sebagainya. (Gunakan metode Taswir; Lihat tulisan saya yang lain pada Blogs ini ).
Costumer Satisfaction
Tiga hal utama yang perlu anda perhatikan Price, Service and Comfortable, Ide ini sebenarnya merupakan ide umum yang mungkin sudah anda ketahui.

Price. Harga menempati urutan pertama, sebab dengan harga yang tepat dapat memberikan kepuasan tersendiri kepada costumer. Costumer anda dapat datang dari tempat yang jauh hanya untuk mengejar harga yang sebenarnya hanya mempunyai selisih beberapa ratus rupiah. Survey psa tentang harga sangat dibutuhkan sehingga anda tidak menjual harga yang terlalu mahal dibanding tempat lain. Upayakan minimal sama.
 

Service. Costumer suka akan pelayanan yang baik, usahakan anda atau pekerja anda ramah dan murah senyum terhadap pelanggan, menyapa costumer dengan lembut (tidak kaku, terkadang saya rasakan beberapa pelayan di mall yang berniat baik menyapa tapa malahan kaku). Kecepatan anda dalam merespon keluhan juga merupakan salah satu faktor pendukung kepuasan costumer. Ingat costumer hanya ingin masalah dia cepat selesai, untuk itu jangan anda anggap remeh.

Comfortable. Costumer senang datang ketempat anda jika dua faktor diatas telah terpenuhi, juga ditunjang oleh kenyamanan tempat bisnis anda. Tempat yang bersih dan rapih akan membuat nyaman costumer. Bisa jadi harga produk anda lebih mahal beberapa rupiah dari tempat lain. Tapi jika anda memberikan kenyamanan bisa jadi costumer akan lebih nyaman datang ke tempat anda.
Ok, Selamat berbisnis. Salam.

Kategori: Kiat Bisnis

Tentang Blogs ini

November 19, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

grafik-blogs.jpg

Tadinya niat dari bikin blogs ini cuma iseng…

ya sekedar nyalurin hobi nulis aja dan  dan sayang aja kalo tulisan iseng yang sering di tulis walaupun singkat terbuang begitu saja hanya karena hardisk di format or salah delete :) ).  Tapi setelah satu dua nulis akhirnya keterusan juga. Ini ada beberapa catatan unik saya semenjak mempublish tulisan di blogs ini :

1. Ada beberapa ‘pemirsa’ ^_^ yang kenalan dan sampe rajin sms setelah baca tulisan ini.

2.Ada yang sampe curhat juga tentang aktivitas dia.

3.Ada juga yang mencaci maki karena dia mendapatkan tulisan saya yang belum selesai…alias belum di edit.., hehe resiko berkomunikasi di dunia maya (ada yang berani cuma maki2 doang..), maklum lah Bro’ tulisan ini di blogs ini sering ditulis ngedadak or dalam waktu yang sempit, ^_^ di sela-sela kuliah..

4. Atau tautan tulisan-tulisan di blog ini ke blogs lain atau web. Contoh http://id.wordpress.com/tag/kiat-bisnis/

Secara umum blogs ini di kunjungi setiap harinya oleh 30 orang pengunjung. Bisa di lihat di grafik diatas. Namun catatannya satu … sepi komentar, bisa jadi memang tulisan saya di sini masih belu dikenal banyak oleh orang dan hanya selewat atau memang tulisan saya tidak bermutu ^_^ hahahah…

yang jelas bagi semua yang sudah berkunjung, berkomentar, membaca dan menautkan tulisan dan blog ini saya ucapkan terima kasih. Klau pun ada yang kecewa karena ada tulisan yang tidak sesuai saya mohon maaf. Peace!!!  ^_^ hehe jadi serius.

Yang jelas kata simpel dari adanya webblogs ini adalah “Memberikan kontribusi positif, walaupun kecil!”

Semua tulisan di blogs ini bebas untuk di perbanyak (^_^ terutama yang dianggap penting), dengan mencantumkan nama penulis.Thanks.

Kategori: Tulisan Iseng

Mendidik anak untuk Menghargai Uang

November 16, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ga sengaja kemaren pas pulang kuliah lihat dulu talk show sama Pak Aburizal Bakrie. Saya datang telat sih, tapi sepintas ada sebelum acara berakhir saya sempat mendengarkan jawaban Pak Aburizal mengenai pertanyaan ” Bagaimana beliau dididik dalam keluarga sehingga dapat sukses.

Jawaban beliau dia terbiasa dididik dari kecil untuk ” Mengahrgai uang” segala macam yang diinginkan harus di fikirkan terlebih dahulu serta berusaha untuk mendapatkannya sendiri.

So sepertinya sangat bagus untuk mendidik anak kita untuk :

1. Mereka harus mengetahui bahwa uang itu sulit di cari, dan mendapatkannya harus dengan Usaha.

2. Mendidik mereka untuk tidak boros dalam membeli barang.

3. Berhemat

4. Memikirkan terlebih dahulu akan manfaat dari barang yang akan di beli.

Kategori: Tulisan Iseng

What should you do before teaching?

November 14, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

“If I had eight hour to chop-down a tree,I’ll spend six to sharpen my ax.” (Abraham Lincoln).

May be that words is important for us, expecially before we give the class.

Jika kita naik panggung tanpa persiapan, maka bersiaplah untuk turun panggung dengan kekecewaan. Demikian juga kata-kata bijak kita mengatakan, bahwa persiapan adalah penting sebelum kita melakukan presentasi. Memahami apa yang akan kita sampaikan akan memberikan rasa penghormatan tersendiri dari audience terhadap kita.

Anda sedikitnya pasti merasa kecewa ketika ada seseorang yang memberikan pelajaran kepada anda tetapi dia baru mencoba apa yang dia sampaikan didepan anda. Bagi anda yang mengajar, kejadian seperti itu mugkin suatu saat akan dialami oleh anda. Mungkin karena kesibukan anda lalai untuk mempersiapkan diri, tapi jangan patah arang. Anda bisa mencari solusi dari masalah tersebut, diantaranya :

1. Batasi masalah yang akan anda bahas.

2. Bahas secara Global terlebih dahulu.

3. Terapkan sistem diskusi, biarkan mereka berdiskusi untuk memahami    (jangan terlalu mendalam), dan sementara nada bisa belajar juga.

Kategori: Teaching & Presentation

90% Rumahan di Korea Terkoneksi Internet

November 13, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Berita lengkapnya dapat di baca disini saya cuma ngambil di detikinet ^_^

Bagus juga untuk meotivasi para penentu kebijakan di negara kita (kalauuu… mereka melek IT).

http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/10/time/184113/idnews/850897/idkanal/328

Sabtu, 10/11/2007 18:41 WIB

90% Rumahan di Korea Terkoneksi Internet

Annisa M. Zakir – detikinet

<!––>
Jakarta – Penetrasi internet di Korea cukup mengesankan. Tercatat, 90% dari perumahan yang tersebar di Korea telah terkoneksi oleh Internet berkecepatan tinggi. Sementara sebesar 30% dari total penduduk Korea sudah merupakan pelanggan layanan high-speed Internet.

Demikian informasi yang dilansir kementrian komunikasi dan informatika seperti dikutip detikINET dari Chosun.com, Sabtu (10/11/2007).

Seoul adalah kota yang paling banyak tersambung internet dengan penetrasi sebesar 35,6%, disusul dengan kota Incheon sebesar 31,8%, propinsi Gyeonggi 31%, 29.9% di Daejeon dan Ulsan, Gwangju sebesar 29.1%, 29% di kota Daegu, dan penetrasi terendah terdapat di Busan sebesar 28.6%.

Para penyedia layanan jasa internet Korea sendiri memprediksikan, kenaikan pelanggan koneksi internet berkecepatan tinggi di perumahan akan berlipat ganda saat layanan real-time televisi internet dan teleponi (VoIP) sudah mapan. ( amz / rou )

Kategori: HiTech

Iklan Pariwisata Malaysia sampe di Liga Inggris

November 13, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kali ini mo fair memuji pemerintah malaysia, hehe tentunya jika dibandingkan dengan Dinas Pariwisata kita 

Ga sengaja sebenernya… Kemaren pas nonton Liga Inggris Manchester United vs Blackburn Rovers (^_^ di TV tentunya bukan di Old Traford), sekilas melihat  di banner di pinggir lapang (bergerak dalam bentuk scroll up & down) iklan tentang pariwisata Malaysia, come 2 malaysia, the trully Asia, trus ada juga iklan tentang maskapai penerbangannya Air Asia.

Sekilas mungkin biasa saja, tapi ini menunjukan keseriusan pemerintah malaysia dalam mempromosikan pariwisatanya, padahal kita tau sendiri, berapa sih luas wilayah Malaysia, berapa banyak suku yang ada disana, seberapa banyak keberagaman dan keunikan negerinya.

Bayangkan saja Iklan di Liga Inggris dimana liga tersebut merupakan liga yang paling disukai di dunia. setiap hari Jutaan mata melihatnya dari seluruh dunia. Efektif! (tapi mahal kali yahhh).

Jauh sebenarnya dengan negara kita yang sangat kaya akan potensi-potensi tersebut. Heheh kayak potensinya tapi miskin akan niat untuk mengembangkan potensi itu. Kali aja emang bener kata temen saya, negara Indonesia akan terus berkembang… tapi tidak akan maju. Yang maju mungkin cuma masalah korupsi he he he…

Sekarang sebenarnya hanya tinggal mengintropeksi diri saja. Sudah sejauhmana kita sudah mempromosikan pariwisata kita.

Kategori: Tulisan Iseng

Teaching is a work of Hearth

November 7, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

prod15330_lg.jpg 

Hanya sekedar catatan dari sekian lama melakukan aktivitas mengajar. Terkada orang hanya mempersepsikan kalau mengajar itu hanya sekedar aktivitas fisik dalam mengajarkan materi.  Menyiapkan materi dirumah, datang ke ruang mengajar, menyampaikan materi dan selesai.

Namun ada hal lain yang ternyata membuat mengajar menjadi tidak sesimpel yang dibayangkan seperti tadi. Adakalanya ditengah tahapan tersebut kita menghadapi masalah yang tidak sedikit menggoyahkan orientasi kita dalam mengajar.

sebagai contoh kita sering dihadapkan pada masalah:

1. Anak susah memahami pelajaran

2. Anak bandel dan nakal

3. Anak tidak pernah mengerjakan tugas

4. dll

teaching9.gif

Tiga contoh di atas hanya sebagian kecil dari permasalahan mengajar yang sering dihadapi. Dari kasus diatas sebenarnya kita seharusnya sudah bisa memahami bahwa mengajar ternyata bukan hanya pekerjaan yang hanya melibatkan fisik dan nalar. Lebih itu mengajar juga memerlukan kesiapan kita dari sisi mental. Kelapangan hati kita untuk menyadari bahwa mengajar adalah pekerjaan hati juga. “Teach is a working of hearth”.

Kesadaran akan pemahaman bahwa pengorbanan ‘hati’ kita merupakan bagian dari pekerjaan mengajar itu sendiri.

 Diperlukan adanya ketenangan dan kefahaman akan orientasi kita dalam mengajar. Luangkan waktu dan reorientasikan diri anda setiap saat untuk selalu menyegarkan pemikiran kita. Konsentrasikan untuk mencari solusi dari permasalahan itu dan bukan meratapinya.

wallahu’alam bisshawab.

Kategori: Teaching & Presentation

Learning Strategic

November 7, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

tll-strategic-teaching-diag.gif

Kategori: Teaching & Presentation